DISCLAIMER: Ini adalah artikel referensi industri berdasarkan laporan yang tersedia untuk umum. Hebei Haihao tidak mengklaim pasokan, partisipasi EPC, atau hubungan komersial dengan perusahaan atau kontraktor mana pun yang disebutkan dalam artikel ini. Semua informasi bersumber dari berita publik, rilis perusahaan, dan publikasi industri.
1. Latar Belakang Proyek
Terminal LNG impor Al-Zour di Kuwait adalah fasilitas impor LNG terbesar di Timur Tengah dan salah satu yang terbesar di dunia. Proyek ini dimiliki oleh Kuwait Petroleum Corporation (KPC) dan dikembangkan oleh anak perusahaannya, Kuwait Integrated Petroleum Industries Company (KIPIC). Terminal ini terintegrasi ke dalam pusat energi Al-Zour yang lebih luas di Kuwait, yang juga menampung kilang Al-Zour yang baru.
Menurut laporan publik, terminal impor selesai dibangun pada November 2021 dan fase pertamanya mencapai operasi penuh pada Februari 2022, terdiri dari empat tangki penyimpanan 225.000 cbm dan kapasitas regasifikasi sekitar 11 mtpa. Fase kedua, selesai pada tahun 2022, menambahkan empat tangki penyimpanan lagi dengan ukuran yang sama, sehingga total kapasitas terminal menjadi 22 mtpa. Terminal ini menerima kargo LNG ke-300 pada November 2024.
Bagi insinyur pengadaan internasional, terminal LNG impor Al-Zour Kuwait adalah referensi terkini dan terdokumentasi dengan baik untuk pengadaan infrastruktur impor LNG skala besar dan permintaan pemeliharaan operasional yang berkelanjutan di Timur Tengah.





